[RH] Penjelmaan-Nya yang Kekal

Penjelmaan-Nya yang Kekal
Anak yang kekal

Oleh sebab itu, ya Bapa, permuliakanlah Aku padaMu sendiri dengan kemuliaan yang Kumiliki di hadiratMu sebelum dunia ada. Yohanes 17:5-TB
[AkhirZaman.org] Penjelmaan-Nya yang Kekal. Kristus adalah satu dengan Bapa sebelum dasar dunia diletakkan. Ini adalah cahaya yang bersinar di tempat yang gelap, sehingga membuatnya berkilauan dengan kemuliaan ilahi yang semula. —SDA Bible Commentary 5:1126.
Kristus adalah Anak Allah yang selalu ada sebelumnya dan selalu siap untuk hidup... Dalam berbicara mengenai  pra-eksistensi-Nya (penjelmaan-Nya), Kristus membawa kembali pikiran kepada kehidupan yang tanpa batas waktu. Kristus meyakinkan Anda bahwa tidak pernah ada waktu ketika Dia tidak berada dalam persekutuan yang erat dengan Allah yang kekal.
Kehidupan ilahi-Nya tidak dapat dihitung dengan perhitungan manusia. Keberadaan Kristus sebelum penjelmaan-Nya tidak diukur dengan angka-angka. —Evangelism, 615, 616.
Kristus pada dasarnya adalah Allah, dan dalam pengertian yang tertinggi. Dia bersama dengan Allah Bapa dari kekekalan, Allah di atas segalanya, memberkati selamanya. Tuhan Yesus Kristus, Anak Allah yang ilahi, telah ada sejak kekekalan, pribadi yang berbeda, namun satu dengan Bapa. Dia adalah kemuliaan surga yang melampaui segalanya. Kristus adalah komandan kecerdasan surgawi, dan penghormatan para malaikat diterima oleh-Nya sebagai hak-Nya. —SDA Bible Commentary 5:1126.
Kristus setara dengan Allah Bapa, tak terbatas dan Maha-Kuasa. —Evangelism, 615.  
Tetapi Kristus merendahkan diri-Nya, dan mengambil kefanaan ke atas-Nya. Sebagai anggota keluarga manusia, Dia fana; tetapi sebagai Allah, Kristus adalah sumber kehidupan bagi dunia. Dalam diri-Nya sebagai pribadi ilahi, Ia dapat bertahan menghadapi kematian, dan menolak untuk berada di bawah kekuasaannya; tetapi Dia secara sukarela menyerahkan nyawa-Nya, agar dengan berbuat demikian Dia dapat memberikan kehidupan dan mendatangkan keabadian bagi terang. Kristus menanggung Dosa-dosa dunia, dan menanggung hukuman, yang menggelinding seperti gunung di atas jiwa ilahi-Nya. Dia menyerahkan hidup-Nya sebagai korban, agar manusia tidak mati selamanya. Dia mati, bukan karena dipaksa untuk mati, tetapi oleh kehendak-Nya sendiri. —SDA Bible Commentary 5:1127. 
Dan misteri yang luar biasa ini, Jelmaan Kristus dan penebusan yang Dia buat, harus dinyatakan kepada setiap putra dan putri Adam. —SDA Bible Commentary 6:1082.
 The Faith I Live By, 46.1-8

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *