[RH] GEMBIRA, JANGAN MURUNG

gambar alam hutan Copy

Beribadahlah kepada Tuhan dengan sukacita, da tanglah ke hadapanNya dengan sorak sorai’. . . . Masuklah melalui pintu gerbangNya dengan nyanyian syukur, ke dalam pelataranNya dengan puji-pujian, bersyukurlah kepadaNya dan pujilah namaNya. Mzm 100:2-4.

[AkhirZaman.org] Biarlah setiap anggota gereja berlutut di hadapan Allah sementara berada dalam kaabahNya, serahkan diri padaNya, umatNya yang telah ditebusNya dengan darah Kristus. . . .

Allah akan memberkati semua orang yang bersedia berbakti demikian kepadaNya. Mereka akan mengerti apa artinya mendapat jaminan Roh, sebab mereka telah menerima Kristus oleh iman. Agama Kristus berarti lebih daripada pengampunan dosa. Hal itu berarti menghapuskan dosa kita dan mengisi kekosongan itu dengan Roh Kudus. Hal itu berarti penerangan ilahi, bersuka ria dalam Allah. Hal itu berarti satu hati yang dikosongkan dari diri sendiri, dan mendapat berkat dengan kehadiran Kristus. Kita memerlukan mutu Kekristenan yang amat penting, dan bilamana kita memilikinya, maka gereja akan menjadi gereja yang giat, dan bekerja. Akan terjadi perkembangan dalam kasih karunia, sebab sinar terang Surya Kebenaran menembus bilik-bilik pikiran. Janganlah kita membawa kesuraman tidak percaya ke dalam gereja. Marilah kita membersihkan lampu kita, mencari minyak yang segar, sebelum melangkah masuk melalui pintu. Kita berhak, dan wajib mengusir kemuraman, Sementara kita pergi ke gereja untuk berbakti, kita boleh pergi dengan bersukaria, karena bukankah kita akan bertemu dengan Allah dan umatNya. . . . .

Janganlah ada kritik mengisi pikiranmu untuk mengganggu engkau karena setan dekat. la akan melakukan usaha ini tanpa bantuanmu. Janganlah bekerjasama dengan si penuduh saudara-saudara itu. Kumpulkanlah setiap sinar terang itu, kemudian carilah orang-orang yang memerlukan pertolongan, dan berilah terang ini kepada mereka. Allah berkata, ‚ÄĚPergilah ke semua jalan dan lintasan dan paksalah orang-orang yang ada di situ masuk, karena rumahku harus penuh.” (Lukas 14:23) Tuhan akan memberkati orang-orang pilihan yang sudah terkena coba itu, kalau mereka mau bekerja sama dengan Dia. Bilamana Roh Kudus turun pada hari Pentakosta, adalah bagaikan angin bertiup keras. Roh itu dikaruniakan tanpa menghemat-hemat, karena langsung mengisi semua tempat itu di mana murid-murid sedang duduk. Demikianlah akan diberikan kepada kita bilamana hati kita bersedia menerimanya. . . .

Bilamana engkau bertemu dengan Tuhan, katakanlah, saya berada di rumah Tuhan, dan saya mau segala pikiran jahat, kecurigaan, dan persungut-sungutan terhadap saudara-saudara akan hilang. Kita mau bertemu dengan Allah, yang “kasih akan dunia ini, sehingga la telah mengaruniakan AnakNya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepadaNya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal” (Yoh 3:16). Naskah 2, 24 Januari, 1899. “Perlunya Penyerahan yang Lebih Besar.”

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *