[RH] Kita Akan Menemui Para Malaikat Penjaga Kita

penjagaan

Sebab Malaikat-malaikat-Nya akan diperintahkan-Nya kepadamu untuk menjaga engkau di segala jalanmu. Mazmur 91:11.

[AkhirZaman.org] Sebelum Pemeliharaan-pemeliharaan yang baik dari Allah terlihat dalam terang keabadian itu kita tidak akan mengerti apa hutang kita terhadap penjagaan dan pengantaraan para malaikat-Nya. Makhluk-makhluk Surgawi itu telah mengambil peran yang aktif dalam Urusan-urusan manusia. Mereka tampil dalam Jubah-jubah yang bersinar bagaikan halilintar; mereka datang sebagai orang Laki-laki, dengan mengenakan pakaian kaum musafir. Mereka menerima keramahtamahan dari Rumah-rumah manusia; mereka bertindak sebagai pemandu kepada para pelancong yang kemalaman. Mereka telah menggagalkan Maksud-maksud si perusak dan menyingkirkan pukulan si pemusnah.

Meskipun para pejabat dunia ini tidak mengetahui hal itu, namun seringkali dalam Dewan-dewan mereka para malaikat telah menjadi Pembicara-pembicara. Mata manusia telah melihat mereka. Telinga manusia telah mendengar Ajakan-ajakan mereka. Di gedung dewan dan persidangan, para pembawa pesan surga ini telah memperjuangkan perkara Orang-orang yang teraniaya dan tertekan. Mereka telah mengalahkan Maksud-maksud dan menangkap Malaikat-malaikat jahat yang hendak membuat salah dan menyakiti pada Anak-anak Allah. Kepada para pelajar di sekolah Surga, semua hal ini akan diungkapkan.

Setiap orang tebusan akan memahami pelayanan para malaikat dalam hidupnya sendiri. Malaikat yang sudah menjadi penjaganya sejak masa kehidupannya yang paling awal; malaikat yang menjaga Langkah-langkahnya, dan menutupi kepalanya dalam hari berbahaya itu; malaikat yang telah bersama dengan dia dalam lembah bayangan kematian, yang mengawal tempat istirahatnya, yang pertama menyapa dia pada pagi kebangkitan itu, betapa akan menjadi penting meneruskan komunikasi dengannya, dan mempelajari sejarah pengantaraan ilahi dalam kehidupan seseorang, atas kerjasama surgawi dalam setiap pekerjaan untuk kemanusiaan!

Dengan firman Allah di tangannya, setiap manusia, di manapun banyak waktu yang tersita dalam kehidupannya, boleh memiliki persahabatan yang demikian sebagaimana dia akan pilih. Dalam Lembaran-lembaran kehidupannya ia boleh berkomunikasi dengan Orang-orang yang paling luhur dan paling baik, dan boleh mendengarkan suara dari Yang Abadi itu sebagaimana Dia berbicara dengan manusia. Bilamana ia belajar dan merenungkan Hal-hal “yang ingin diketahui oleh malaikat-malaikat” (1 Petrus 1:12), maka ia boleh memiliki persahabatan mereka.

-Maranatha

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *