ALLAH TIDAK BERUBAH

Allah

Aku akan mengadakan permusuhan antara engkau dan perempuan ini antara keturunanmu dan keturunannya; keturunannya akan meremukkan kepalamu, dan engkau akan meremukkan tumitnya. Kel 3:15.

[AkhirZaman.org] Betapa sulitnya bagi manusia berjalan rendah hati dengan Allah, percaya akan firmanNya dan menerima rencana-rencanaNya. Saran-saran setan tampaknya mendatangkan keuntungan-keuntungan besar, tetapi saran-saran tersebut berakhir dengan kehancuran. Berulang-ulang manusia telah mengetahui melalui pengalaman akan akibat bila tidak mau mengikuti jalan penurutan. Tidakkah orang lain memperoleh hikmat dari pengalaman mereka? Marilah kita pikirkan tentang pengalaman orang tua kita yang pertama dan menjadi takut akan rencana-rencana apapun yang tidak didasarkan atas penurutan kepada kehendak Allah.

Apabila manusia mau mempelajari bahwa Allah itu Allah, bukan manusia, maka la tidak berubah. Setiap bencana, setiap kematian, adalah saksi kepada kuasa kejahatan dan kebenaran Allah yang hidup. Firman Allah adalah kehidupan, dan itu akan bertahan sampai selama-lamanya. Sepanjang zaman yang kekal itu akan berdiri teguh. Bagaimana sampai manusia yang mengetahui siapa Allah dan apa yang telah dilakukanNya, memilih jalan setan gantinya jalan Allah? Hanya ada satu jalan yang menuju ke Firdaus yang dipulihkan yaitu jalan penurutan.

Pekabaran yang diberikan pada manusia untuk diberikan pada zaman akhir ini tidak boleh dicampur aduk dengan pendapat-pendapat duniawi. Pada zaman yang penuh dengan kebinasaan ini, tidak ada selain penurutan yang dapat menahan manusia daripada kemurtadan. Allah telah memberi manusia terang besar dan banyak berkat. Tetapi kecuali terang dan berkat-berkat ini diterima, maka semua hal itu tidak akan aman terhadap kemurtadan dan pendurhakaan. Apabila mereka yang diangkat Allah kepada jabatan yang mendapat kepercayaan yang tinggi berpaling daripadaNya kepada hikmat manusia, terang mereka menjadi gelap, dan alangkah besarnya kegelapan tersebut! Kesanggupan-kesanggupan yang dipercayakan kepada mereka menjadi perangkap bagi mereka. Mereka menjadi musuh bagi Allah….

Selalu akan ada peperangan, dan sampai peperangan itu berakhir selalu akan ada perpisahan dari Allah. Dosa-dosa mempunyai pertalian yang erat. Satu tindakan pelanggaran, kecuali bertobat, akan merembes kepada pelanggaran yang lain. Barangsiapa yang membenarkan dirinya sendiri dalam dosa, langkah demi langkah hanyut dalam penipuan, hingga sedemikian jauh ia berdosa dengan tidak terasa.

Seringkali orang-orang yang mengaku pengikut Kristus kedapatan keras hati dan mata dibutakan, oleh sebab mereka tidak menurut kebenaran. Motif-motif dan tujuan mementingkan diri menguasai pikiran. Dalam keyakinan diri mereka sendiri, mereka mengira bahwa jalan mereka adalah jalan yang bijaksana. Tidak secara khusus mereka menurut jalan yang telah ditetapkan Allah. Mereka menyatakan bahwa keadaan lingkungan mengubah masalah-masalah, dan ketika setan mencobai mereka untuk mengikuti prinsip-prinsip duniawi, mereka menyerah dan membuat jalan kasar untuk kaki mereka, mereka membawa orang lain tersesat. Yang tidak berpengalaman ikut ke mana mereka pergi, sambil mengira bahwa pertimbangan orang-orang Kristen yang amat berpengalaman pastilah bijaksana.-Manuscript 135, 31 Oktober 1902, “Petunjuk Pada Sidang.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *