[RH] Perlu Konsep yang Benar tentang Pembenaran oleh Iman

boardwalk to the beach Copy

“Untuk memberikan kepada umat-Nya pengertian akan keselamatan yang berdasarkan pengampunan dosa-dosa mereka, oleh rahmat dan belas kasihan dari Allah kita, dengan mana Ia akan melawat kita, Surya pagi dari tempat yang tinggi” (Lukas 1:77-78).

[AkhirZaman.org] Saya belum pernah melihat suatu pekerjaan pembaruan bergerak dengan maju seperti itu, dan kendati demikian tetap bebas dari kegembiraan yang tak pantas.

Banyak orang yang telah membuat kesaksian bahwa selagi mencari dan menyampaikan kebenaran-kebenaran itu, mereka telah diyakinkan dalam terang hukum ilahi sebagai orang yang bersalah. Namun mereka telah mempercayainya berdasarkan Kebenaran mereka sendiri. Sekarang mereka melihat hal itu sebagai kain lara, jika dibandingkan dengan kebenaran Kristus yang berterima bagi Allah.

Walaupun mereka bukan jelas-jelas sebagai para pelanggar, namun mereka dapat metihat diri mereka dalam kejatuhan dan kemerosotan di dalam hati. Mereka telah memasukkan ilah-ilah lain sebagai ganti Bapa mereka yang di surga. Mereka berjuang untuk bisa bebas dari dosa, dan mereka telah mempercayai kekuatan mereka sendiri. Kita seharusnya datang kepada Yesus sebagaimana kita ada, mengaku dosa kita, dan membawa jiwa kita yang tidak berdaya itu kepada Penebus yang penuh kasih itu.—The Review and Herald, 3 Maret 1889. »

Atas undangan, saya telah menyampaikan kepada mereka beberapa pembicaraan dalam pertemuan kemah para pendeta.* Kami berbicara tentang rencana-rencana yang terbaik yang diatur untuk mendidik umat pada landasan ini menurut rekomendasi agama di dalam rumah tangga.

Banyak orang kelihatan lalai akan apa yang membentuk iman. Banyak yang mengeluh terhadap kegelapan dan kekecewaan. Saya bertanya, “Apakah wajah kamu sudah tertuju kepada Yesus? Apakah kamu memandang Dia, Matahari Kebenaran itu? Anda perlu menjelaskan secara sederhana kepada gereja tentang perkara iman dan seluruh ketergantungan atas kebenaran Kristus. Dalam pembicaraan-pembicaraan kamu dan doa-doa kamu hanya sedikit saja yang tinggal pada Kristus, pada kasih-Nya yang tak terbatas, pengorbanan besar-Nya yang dibuat bagi kita, sehingga Setan hampir membengkokkan pandangan-pandangan yang seharusnya kita miliki dan yang harus kita miliki tentang Kristus Yesus. Kita harus sedikit saja menaruh hati kepada manusia untuk mendapatkan bantuan rohani, dan jauh lebih banyak dalam mempercayai Kristus Yesus sebagai Penebus kita. Kita boleh tinggal hanya pada suatu maksud yaitu pada sifat-sifat surgawi Kristus Yesus; kita boleh berbicara tentang kasih-Nya, kita boleh memberitahu dan menyanyikan anugerah-Nya, kita harus membuat Dia sebagai Juruselamat pribadi kita. Kemudian kita menjadi satu dengan Kristus. Kita mengasihi yang Kristus kasihi, kita membenci dosa, yang Kristus benci. Perkara-pemara inilah yang harus dibicarakan, yang harus tinggal.”

*Nasihat bagi para pendeta di Colorado di perlemuan kemah. 13 September 1889, pada waktu menyampaikan
pekabaran pembenaran oleh iman.

(3SM 182, 183)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *