Gereja Inggris diserukan terima padri LGBT

uskup grantham Copy

 

[AkhirZaman.org] Empat belas padri Gereja Inggris yang menikah sesama jenis meminta para uskup untuk meningkatkan upaya membuka kehidupan gereja pada kaum LGBT.

Dalam sebuah surat yang dimuat Sunday Times, mereka mengatakan menginginkan diizinkannya pasangan gay menikah di Gereja.

Sejumlah padri yang menandatangani surat itu untuk pertama kalinya mengungkapkan kepada umum bahwa mereka gay dan sudah menikah.

Surat itu ditulis menyusul pengakuan Uskup Nicholas Chamberlain hari Jumat bahwa dia adalah seorang gay dan menjalin sebuah hubungan kendati hidup berselibat.

Kaum padri itu mengatakan, para uskup harus berani dan mendorong kaum gay untuk ‘merayakan tanpa rasa takut dan dalam keterbukaan,’ meskipun mereka mengatakan bahwa sekarang belum waktunya untuk mengubah pemahaman resmi gereja tentang pernikahan.

Surat itu berbunyi: “Tetapi banyak paroki kami telah mengambil langkah itu dan sekarang saatnya untuk menghormati keragaman teologi yang ada dalam Gereja sekarang ini dan bahwa ada lebih dari satu pemahaman tentang bagaimana seorang Kristen yang saleh mengimani isu-isu ini.

Uskup Chamberlain mengungkapkan bahwa dia adalah seorang gay dalam sebuah wawancara dengan The Guardian. Dalam wawancara itu dia mengatakan dia tetap mematuhi pedoman Gereja, yang mengharuskan pendeta untuk tetap selibat.

Menanggapi pengakuan itu, kelompok Anglikan yang konservatif, Gafcon mengatakan, penunjukkan seorang pria gay sebagai uskup Grantham merupakan ‘sebuah kekeliruan besar.’

Uskup Chamberlain ditahbiskan tahun lalu oleh Uskup Agung Canterbury, Justin Welby – yang mengatakan bahwa ia sudah tahu tentang seksualitas Chamberlain.

Dalam ucapannya bulan Januari lalu, Uskup Agung Canterbury meminta maaf atas ‘penderitaan dan rasa sakit’ yang disebabkan oleh Gereja Anglikan terhadap komunitas LGBT.

Di lain pihak, 72 anggota sinoda umum yang tradisionalis justru menyurati para uskup untuk ‘mematuhi ajaran Alkitab tentang seksualitas.’

http://goo.gl/lRZrOm

“Perasaan mereka telah tumpul, sehingga mereka menyerahkan diri kepada hawa nafsu dan mengerjakan dengan serakah segala macam kecemaran.” ( Efesus 4:19 )

“Marilah kita hidup dengan sopan, seperti pada siang hari, jangan dalam pesta pora dan kemabukan, jangan dalam percabulan dan hawa nafsu, jangan dalam perselisihan dan iri hati.” ( Roma 13:13 )

Zaman ini adalah zaman yang penuh dengan orang-orang yang dikuasai oleh hawa nafsu mereka. Tidak terlepas siapa dia, apa status sosialnya dan sebagainya. Sebagai umat Tuhan yang menjunjung tinggi standar firman Tuhan, marilah kita hidup sesuai dengan apa yang firman Tuhan telah perintahkan, sehingga orang lain boleh melihat terang sekecil apapun yang boleh menuntun mereka untuk hidup benar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *