[RH] Meremehkan Pekabaran Allah—Mendukakan Roh Suci

flower Copy

“Siapa meremehkan firman, ia akan menanggung akibatnya, tetapi siapa taat kepada perintah, akan menerima balasan” (Amsal 13:13).

[AkhirZaman.org] lni adalah alasan mengapa para pria dan wanita tidak selalu melihat kesalahan dan kekeliruan mereka, bahkan ketika kesalahan itu ditunjukkan kepada mereka. Mereka menyatakan percaya kepada kesaksian-kesaksian yang datang kepada mereka, sampai pada saatnya pekabaran itu datang bahwa mereka harus mengubah rencana dan metode mereka, bahwa pembangunan tabiat mereka harus berbeda sama sekali, jika tidak maka badai dan godaan akan menyapunya dari landasannya. Selanjutnya sang musuh menggoda mereka untuk membenarkan diri mereka. Setelah membaca pekabaran ini, tanpa ragu kamu akan tergoda untuk berkata, “Hal ini tidaklah demikian. Saya tidak seperti yang disampaikan di sini. Seseorang sudah mengisi pemikiran Suster White dengan suatu tumpukan sampah tentang saya.” Tetapi saya berkata kepada kamu dalam namaTuhan bahwa perkataan-perkataan dari tulisan ini adalah dari Allah. Jika karenanya kamu memilih untuk menyangkal perkara itu, kamu menunjukkan ukuran iman kamu dalam pekerjaan yang Tuhan sudah berikan kepada hamba-Nya untuk dilakukan.—Letter 13, 1902.

Ada beberapa orang yang mengaku percaya yang menerima bagian tertentu dari kesaksian tersebut sebagai pekabaran dari Allah, sementara mereka menolak bagian yang menyalahkan kegemaran mereka. Orang seperti itu sedang bekerja bertentangan dengan kesejahteraan mereka dan kesejahteraan gereja. Adalah penting bahwa kita berjalan dalam terang saat kita mendapatkan terang itu.—-Manuscript 71, 1908.

Seringkali saya tidak membuat antisipasi untuk mengatakan perkara-perkara yang saya katakan ketika saya berbicara di hadapan orang banyak. Allah boleh jadi memberikan kepada saya kata-kata hardikan, amaran, atau dorongan pada waktu la melihat hal ini cocok, demi keuntungan jiwa-jiwa. Saya akan berbicara tentang perka- taan-perkataan ini, dan mungkin itu bertentangan dengan jalan saudara-saudara saya, yang saya kasihi dan hormati dengan sungguh-sungguh dalam kebenaran. Saya tidak heran mendapati perkataan ini diubah, dan disalahmengerti oleh orang-orang yang tidak percaya. Tetapi mendapati saudara-saudara saya, yang telah diperkenalkan dengan misi dan pekerjaan saya, meremehkan pekabaran yang Allah berikan kepada saya untuk disampaikan, adalah mendukakan Roh-Nya. Saya sedih mellihat mereka memetik bagian dari pekabaran yang menyenangkan mereka untuk membenarkan perbuatan mereka dan memberikan kesan bahwa bagian itu mereka terima sebagai suara Allah, dan bilamana pekabaran lain muncul membawa hardikan terhadap tindakan mereka, yang tidak sesuai dengan opini dan pertimbangan mereka, mereka membuat penghinaan terhadap pekerjaan Allah oleh berkata, “Oh, hal ini tidak kita terima ini hanyalah pendapat Nyonya White, dan hal ini tidak lebih baik daripada pendapat saya atau pendapat orang lain.”—Letter 3, 1889.

(3SM 80, 81)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *