[RH] KESEGARAN FAKTOR PENENTU KESEHATAN

afrikanpnguins Copy

“Sebab Aku akan membuat segar orang yang lelah, dan setiap orang yang merana akan Kubuat puas” (Yeremia 31:25).

[AkhirZaman.org] Ketika penyakit parah menyerang suatu keluarga, ada keperluan yang besar supaya masing-masing anggota keluarga memberikan perhatian yang keras terhadap kebersihan pribadi, dalam hal makanan, supaya mereka boleh memelihara diri mereka tetap sehat, melindungi diri mereka dari penyakit. Juga merupakan kepentingan yang paling besar, bahwa ruangan bagi orang sakit itu sejak dari awa! sudah diberikan ventilasi. Hal ini akan menguntungkan si sakit, dan sangat diperlukan untuk memelihara kondisi yang baik karena terpaksa harus tinggal dalam jangka waktu yang lama di dalam ruangan orang sakit. ini merupakan nilai yang besar bagi orang sakit bahkan untuk mendapatkan suhu kamar. Hal ini tidak bisa selalu dengan baik dilakukan, jika dibiarkan untuk dipertimbangkan oleh para hadirin, karena mungkin saja mereka bukan orang-orang yang bisa mempertimbangkan suhu dengan benar.

Dan ada beberapa orang yang memerlukan panas lebih daripada orang lain. Mereka hanya akan merasa nyaman berada di dalam ruangan di mana bagi orang lain ruangan tersebut tidaklah nyaman karena panas. Dan jika masing-masing orang ini memiliki kebebasan untuk mengatur api pemanas, untuk memenuhi ide-ide mereka tentang panas yang tepat, atmosfer di ruangan orang sakit akan menjadi teratur. Kadang-kadang temperatur itu akan terlalu panas dan menekan sang pasien; tetapi pada waktu yang lain adalah terlalu dingin, yang akan memiliki efek yang mencederai si orang sakit. Kawan-kawan orang sakit itu, yang sudah kurang tidur, dan yang terbangun di malam hari dari tidur mereka di ruangan si orang sakit, bertanggung jawab terhadap keadaan dingin. Yang seperti itu bukanlah termometer-termometer suhu ruangan orang sakit yang baik. Hal-ha! ini bisa saja muncul dalam tingkat yang kecil, tetapi mereka memiliki banyak untuk diperbuat untuk memulihkan orang sakit itu. Dalam banyak contoh, kehidupan terancam oleh perubahan temperatur di dalam ruangan orang sakit.

Dalam cuaca yang baik orang sakit itu tidak memiliki alasan untuk kekurangan persediaan penuh udara yang segar. Ruangan-ruangan mereka mungkin tidak selalu dibangun untuk membuat pintu-pintu atau jendela-jendela dibukakan untuk ruangan-ruangan, tanpa kekeringan datang langsung kepada mereka, dan mengharapkan mereka untuk menjadi kedinginan. Dalam kasus-kasus seperti itu jendela-jendela dan pintu-pintu seharusnya dibuka di ruangan sebelah, dan karenanya membiarkan udara segar masuk ke ruangan yang dihuni si orang sakit. Udara yang segar akan didapati menguntungkan si orang sakit daripada tiap penggunaan obat, dan jauh lebih berani bagi mereka daripada makanan mereka. Mereka akan melakukan dengan lebih baik, dan akan dengan lebih segera pulih, dan mengurangi makan daripada udara yang segar.

(2SM 455, 456)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *