[RH] BERHATI-HATI DALAM PERKATAAN

sun set Copy

“Masih banyak hal yang harus Kukatakan kepadamu, tetapi sekarang kamu belum dapat menanggungn ya ” (Yohanes 16: 12).

[AkhirZaman.org] Jangan mengira bahwa engkau harus menonjolkan setiap gagasan yang berterima bagi imajinasimu. Yesus berkata kepada murid-murid-Nya, “Masih banyak hal yang harus Kukatakan kepadamu, tetapi sekarang kamu belum dapat menanggungnya” (Yohanes 16:12). Berapa banyak lagi kita, yang terus-menerus mudah melakukan kesalahan, harus berhati-hati mendesakkan kepada orang lain apa yang tidak siap mereka terima. 

Senantiasa memandang pada Yesus, mengekang ekspresimu yang kuat dan berlebih-lebihan. Tetapi sementara engkau harus berhati-hati terhadap perkataan dan pendapatmu, tidaklah perlu sehingga pekerjaanmu sampai berhenti seluruhnya. Berusahalah supaya sepakat dengan saudara-saudaramu, dan akan banyak bagimu yang harus dikerjakan di dalam kebun anggur Tuhan. Tetapi tinggikan Kristus, bukan gagasan dan pandanganmu. Kenakan senjata, dan melangkahlah terus dengan para pekerja Allah, bahu membahu; memenangkan pertempuran melawan musuh. Bersembunyilah dalam Yesus. Renungkanlah pelajaran-pelajaran sederhana tentang Kristus, berilah makan kawanan domba Allah, maka engkau akan menjadi mantap, kuat kukuh; engkau akan bekerja membangun orang lain dengan iman yang paling kudus.

Jikalau engkau berbeda dengan saudara-saudaramu tentang pengertianmu terhadap kasih karunia Kristus dan pekerjaan Roh-Nya, maka janganlah engkau menonjolkan perbedaan ini. Engkau memandang suatu perkara dari satu titik yang lain, ketika bertekun kepada Allah, memandang perkara yang sama dari titik lain, dan membicarakan perkara-perkara yang membuat kesan yang terdalam pada pikirannya; yang lain memandangnya dari suatu titik yang masih berbeda, menyajikan tahap yang lain; dan betapa bodohnya jika sampai merasa puas atas hal-hal ini, padahal sesungguhnya tidak ada apa-apa yang membuat rasa puas. Biarkan Allah bekerja di pikiran dan memberi kesan pada hati.

Tuhan senantiasa bekerja untuk membuka pengertian, menguatkan daya tanggap, supaya manusia dapat memiliki suatu pengertian yang benar terhadap dosa dan tuntutan hukum Allah yang jauh jangkauannya. Orang yang tidak bertobat mengira Allah tidak mengasihi, keras, bahkan suka membalas dendam; hadirat-Nya dikira sebagai pengekang yang tetap, tabiat-Nya suatu penyataan “Jangan kamu.” Pelayanan-Nya dianggap penuh kesuraman dan tuntutan-tuntutan keras. Tetapi ketika Yesus kelihatan di salib, sebagai karunia Allah oleh sebab la mengasihi manusia, mata terbuka untuk melihat perkara-perkara dalam terang baru. Allah sebagaimana yang dinyatakan dalam Kristus bukanlah seorang hakim yang keras, seorang kejam yang suka membalas dendam, melainkan satu bapa yang berkemurahan dan mengasihi.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *