3 Menit Menuju Tengah Malam

demi-waktu-ilustrasi kurang 3 menit Copy

 

[AkhirZaman.org] Sekelompok ilmuwan telah mencocokkan imajinasi “jam kiamat” mereka mendekati tengah malam, meningkatkan kewaspadaan lemahnya dunia kita akan sebuah musibah dahsyat.

Semenjak tahun 1947 Board Pengetahuan dan Keamanan dari para ilmuwan atom di universitas Chicago telah mengeluarkan sebuah jam simbolis menunjukkan betapa dekatnya kita pada bencana global. Awalnya kelompok tersebut terdiri dari para peneliti yang membantu Proyek Manhattan, yang akhirnya membawa pada bom atom.

Setelah pengemboman Nagasaki dan Hirosima, mereka menerbitkan bulletin pertama bersampulkan jam kiamat. Di tahun yang pertama jam tersebut di setel pada pukul 11.53 malam hari. Itu kemudian dicocokkan setiap tahun setelah melihat ancaman perang nuklir global. Semenjak tahun 2007, para ilmuwan sekarang memasukkan efek dari perubahan iklim dan teknologi lainnya yang dapat “mengakibatkan kerusakan yang tidak teratasi bagi kemanusiaan.” Lalu pada bulan Januari 2015 jam itu di setel menjadi pukul 11.57 malam.

Ini terlihat tidak begitu kebetulan dengan apa yang Alkitab juga peringatkan pada kita mengenai peristiwa-peristiwa akhir zaman di planet Bumi. Ini berbicara mengenai kehancuran yang segera melanda dunia kita. Tetapi faktor yang ditunjuknya hanya sedikit berhubungan dengan emisi rumah kaca dan senjata nuklir. Ya, korban masal diprediksikan, tetapi terutama bukan hanya dari emisi industri atau peperangan bom atom.

Firman Tuhan terbukti menjadi sumber akurat kebenaran mengenai masa depan, yang mengatakan pada kita bahwa suatu hari Yesus akan kembali ke bumi (lihat Yohanes 14:3). Dia akan kembali dalam awan-awan sama seperti ketika Ia meninggalkan planet kita setelah kebangkitan-Nya (Kisah Para Rasul 1:9-11). Kedatangan-Nya akan terlihat oleh semua manusia (Wahyu 1:7). Para malaikat surga akan datang bersama-Nya (Matius 25:31). Dan orang-orang benar akan diangkat dan dibawa ke surga (1 Tesalonika 4:16,17).

Apa yang akan terjadi pada bumi di masa ini? Alkitab mengatakan pada kita, “Maka memancarlah kilat dan menderulah bunyi guruh, dan terjadilah gempa bumi yang dahsyat seperti belum pernah terjadi sejak manusia ada di atas bumi. Begitu hebatnya gempa bumi itu. … Dan semua pulau hilang lenyap, dan tidak ditemukan lagi gunung-gunung” (Wahyu 16:18,20).

Banyak tanda-tanda juga diberikan sehingga kita dapat tahu betapa dekatnya kita menuju peristiwa-peristiwa akhir zaman. Yesus menjelaskan, “Tariklah pelajaran dari perumpamaan tentang pohon ara: Apabila ranting-rantingnya melembut dan mulai bertunas, kamu tahu, bahwa musim panas sudah dekat. Demikian juga, jika kamu melihat semuanya ini, ketahuilah, bahwa waktunya sudah dekat, sudah di ambang pintu” (Matius 24:32,33).

Jam kiamat surga juga terus berjalan. Tanda-tanda zaman memperingatkan kita bahwa Kristus segera datang kembali. Mereka yang bersiap untuk kedatangan Yesus menanti-nantikan kedatangan-Nya kembali yang penuh kemuliaan. Meskipun bumi dan orang-orang jahat akan dihancurkan, Alkitab memprediksi bahwa setelah 1.000 tahun, Kristus akan datang kembali dan “menjadikan segala sesuatu baru” (Wahyu 21:5).

Bumi pada saat ini sedang menuju kebinasaan, tetapi umat Kristen tidak perlu takut. Kedatangan Yesus kembali adalah harapan bagi mereka, akhir dari dosa dan kematian yang mana adalah awal dari kehidupan kekal. Akankah Anda tempatkan kepercayaan Anda dalam perhitungan spekulasi mengenai hari kiamat … ataukah dalam Firman Tuhan yang solid?

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *