Mengganti Anjuran-anjuran yang Tidak Murni dengan Pemikiran yang Murni dan Tinggi

1396842_16444743_b

“Jadi akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu”
[Filipi 4:8].


[AkhirZaman.org]
Jangan pandang berapa dekat engkau bisa berjalan di tepi jurang yang sangat dalam dan tetap aman. Jauhilah pendekatan pertama terhadap bahaya. Kepentingan jiwa tidak boleh dianggap kecil atau remeh. Modalmu adalah tabiatmu. Hargailah itu bagaikan menghargai harta emas. Kemurnian moral, rasa harga diri, kuasa menolak yang kuat harus dengan teguh dan terus menerus dihargai.

Pikiran harus dijaga tetap merenungkan tema-tema yang murni dan suci. Anjuran yang tidak murni harus dibuangkan waktu itu juga dan pemikiran-pemikiran yang murni dan meninggikan, penurutan yang suci, harus dipertimbangkan agar memperoleh lebih banyak pengetahuan mengenai Allah oleh melatih pikiran dalam merenungkan perkara-perkara surgawi. Allah mempunyai cara sederhana yang terbuka bagi setiap individu, cukup untuk mendapatkan hasil akhir yang besar, keselamatan jiwa.

Putuskanlah untuk mencapai standar yang tinggi dan suci. Buatlah tandamu tinggi, bertindaklah dengan tujuan yang sungguh-sungguh, sebagaimana yang dilakukan Daniel dengan mantap, gigih, dan tidak ada yang dapat dilakukan musuh yang akan menghalangi kemajuanmu. Walaupun ada yang tidak menyenangkan, perubahan, kebingungan, engkau terus maju dalam kekuatan mental dan kuasa moral.

Allah menyucikan satu umat untuk mempunyai tangan yang bersih dan hati yang suci untuk berdiri di hadirat-Nya dalam pengadilan. Standar harus ditinggikan, imajinasi disucikan, kegila-gilaan yang berkerumun mengelilingi perbuatan-perbuatan yang merendahkan martabat harus dihentikan, dan jiwa diangkat kepada pemikiran dan perbuatan yang suci dan murni. Semua orang yang akan tahan menghadapi ujian dan pencobaan yang ada di hadapan kita akan turut ambil bagian dalam sifat alamiah Ilahi yang terlepas dari kejahatan yang ada dalam dunia melalui hawa nafsu.

Janganlah ada seseorang yang berpikir bahwa ia bisa menang tanpa pertolongan Allah. Engkau harus mempunyai energi, kekuatan, kuasa dari kehidupan bagian dalam yang diperkembangkan di dalammu. Kemudian engkau akan mengeluarkan buah kesalehan dan akan sangat membenci kejahatan. Engkau perlu secara terus menerus berusaha menjauhkan diri dari keduniawian, dari percakapan yang sia-sia, segala sesuatu yang berbau hawa nafsu, dan berusaha untuk memperoleh keagungan jiwa dan kemurnian tabiat yang tanpa cela.

Jika Kristus tinggal di dalam hati, maka Ia akan berada dalam semua pemikiran kita. Pemikiran kita yang terdalam akan mengenai Dia, mengenai kasih-Nya dan kemurnian-Nya. Ia akan memenuhi semua ruangan dalam pikiran kita. Kasih sayang kita akan berpusat pada Yesus. Semua yang kita harapkan akan selalu dihubungkan dengan Dia. Menghidupkan kehidupan yang sekarang hidup oleh iman pada Anak Allah, mengharapkan dan menyukai pemunculan-Nya, akan menjadi sukacita tertinggi jiwa kita. Ia akan menjadi mahkota sukacita kita.

Ellen White
Pikiran, Karakter, dan Kepribadian

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *