JEJAK KRISTUS YANG SEMPURNA

jejak-Kristus

Sebab untuk itulah kamu dipanggil karena Kristuspun telah menderita untuk kamu dan telah meninggalkan teladan bagimu, supaya kamu mengikuti jejakNya. 1 Petrus 2:27

[AkhirZaman.org] Ada bahaya kita kehilangan begitu banyak pengalaman rohani oleh sebab kita membiarkan perkataan yang Allah berikan itu tercecer. la berbicara kepada hati satu orang, dan berbicara kepada hati orang lain, lalu mereka mendengar kata-kata ini kemudian pergi serta menganggap kata-kata itu sebagai suatu hal yang biasa, sehingga kata-kata itu tidak mempengaruhi pikiran. Allah ingin supaya kita membawa pulang kata-kata tersebut ke pada setiap hati.

“Sebab kalau firman yang dikatakan dengan perantaraan malaikat-malaikat tetap berlaku, dan setiap pelanggaran dan ketidaktaatan mendapat balasan yang setimpal, bagaimanakah kita akan luput, jikalau kita menyia-nyiakan keselamatan yang sebesar itu, yang mula-mula diberitakan oleh Tuhan dan oleh mereka yang telah mendengarnya, kepada kita dengan cara yang dapat dipercayai ” (lbrani 2:2, 3). Di sini dibentangkan pada kita pentingnya pembicaraan kita. Allah ingin supaya kita berkomunikasi. Biarlah perbendaharaan hati itu penuh, penuh dengan perkataan Kitab Suci yang indah. Peganglah hal itu sekarang juga; itu adalah pekabaran Allah yang indah bagi mereka ….

Banyak yang berbicara dan berbuat seakan-akan mereka malu mengakui Kristus. Mereka tidak memikirkan tentang Dia, dan memperkenalkanNya kepada sahabat-sahabat mereka. Mereka tidak hidup untuk memuliakan Dia-malu mengakui Yesus, yang merendahkan diri jadi manusia supaya mereka boleh memperoleh hidup!

Engkau tidak dapat melakukan pekerjaan orang lain. Masing-masing memiliki pembawaannya sendiri-sendiri …. Kita tidak mengharapkan supaya masing-masing harus berjalan mengikuti jejak kita sendiri, tetapi mengikuti jejak Juruselamat kita yang suka menyangkal diri itu. Pikullah salib lalu mengikut Dia. la adalah Pemandu kita. la telah membuat jejak-jejak yang sempurna. Kita selamat bila mengikut Kristus. Tetapi apabila kita berusaha menjadikan setiap orang untuk ikut orang lain, maka di sanalah kita membuat kesalahan, di sanalah timbul perbedaan; tetapi seharusnya tidak boleh ada perbedaan di antara kita. Kita harus percaya bahwa orang lain sama jujurnya dengan kita pada pemandangan Allah.

“Yang bagiNya dan olehNya sesuatu dijadikan-yaitu Allah yang membawa banyak orang kepada kemuliaan, juga menyempurnakan Yesus, yang memimpin mereka kepada keselamatan, dengan penderitaan” (lbr 2:10). la mengerti semua tentang kelemahan manusia, kekuatan penggodaan setan. la manjadi manusia dalam diriNya sendiri, dan menanggung semua penggodaan si jahat, dan la mengetahui apa yang harus ditanggung setiap orang. Pikirkanlah tentang kasih sayang Kristus bagi manusia. la mengetahui dengan tepat bagaimana mereka lahir. la mengetahui dengan tepat bagaimana mereka dikelilingi pada masa anak-anak. Engkau tidak mengetahui penggodaan-penggodaan apa yang datang dengan kelahiran mereka. Engkau tidak mengetahui keadaan orang tua mereka. Singkirkan semua cara menghakimi. Menghakimi itu adalah hak Anak Allah. lalah yang akan menghakimi dunia.-Manuscript 174, 14 Nopember 1901, “Pelajaran Pagi Hari Dari lbrani Dua.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *